Ibu rumah tangga banget… Thanks for reading…

Juni 10, 2010

Masalah Medis Anak Paling Umum : Perawatan Di Rumah Untuk Demam

Filed under: Kesehatan — Tag:, , , — excelux @ 12:56 pm

Demam

Masing-masing anak memiliki temperatur normal yang berbeda-beda. Temperatur harian dapat berubah secara teratur sebanyak satu sampai satu setengah di atas dan di bawah temperatur normal. Seorang anak yang sehat dapat memiliki temperatur 36,1°C ketika bangun dan temperatur 37,8°C pada sore hari setelah mengalami kejengkelan atau latihan yang menuntut usaha keras.

Demam dapat didefinisikan sebagai temperatur di atas 38°C. Hal terbaik adalah mengetahui temperatur normal anak Anda. Ketika anak sehat ukur dan catat temperaturnya saat bangun pagi dan akhir sore ketika ia dalam kondisi tenang. Dan inilah temperatur rata-rata anak Anda. Temperatur berapapun yang lebih besar dari ini mengindikasikan demam. Walaupun tidak seakurat pengukuran suhu di dubur , pengukuran temperatur anak pada ketiak adalah lebih mudah dan memberi hasil rata-rata dari temperatur sesungguhnya—dalam banyak kasus hal ini juga penting. Apabila dikarenakan suatu halangan Anda tidak dapat mengukur temperatur anak dengan menggunakan termometer tetap biasakan untuk merasakan anak yang tidak demam dengan menyentuh dahi mereka. Titik panas yang menunjukkan bahwa anak demam adalah dahi dan bagian atas perut. Perhatikan pula tanda demam yang lain yaitu pipi memerah, jantung berdenyut lebih cepat, bernapas dengan lebih cepat, napas terasa panas, serta berkeringat.

Mengapa Demam?

Demam adalah gejala dari adanya penyakit bukan penyakit itu sendiri. Menunjukkan adanya perlawanan yang terjadi di dalam tubuh anak. Ketika sel darah putih memerangi kuman mereka menghasilkan pirogen. Pirogen yang dilepaskan selama demam merangsang pertahanan tubuh dengan meningkatkan antibodi terhadap kuman sehingga memperlambat penggandaan virus dan bakteri dan melawan infeksi. Namun di sisi lain pirogen ini merangsang hipotalamus (organ kecil dalam otak yang berfungsi memelihara temperatur tetap normal) untuk menaikkan levelnya sehingga tubuh dapat beroperasi pada temperatur yang lebih tinggi mengakibatkan anak menjadi rewel dan peka ketika penyakit mereka mencapai puncaknya. Disinilah peran obat penurun panas penting karena obat tersebut bekerja langsung menurunkan temperatur tanpa mengganggu pertahanan tubuh melawan infeksi. Namun obat penurun panas seharusnya hanya diberikan ketika suhu tubuh 38°C ke atas.

Mencemaskan Demam

Saat untuk tidak terlalu cemas

  • Kondisi anak tidak tampak memburuk
  • Aktif bermain, menanggapi interaksi dengan normal
  • Tidak ada perbedaan dalam warna kulit kecuali pipi yang memerah karena demam yang tinggi
  • Tersenyum, waspada, tertarik dengan sekeliling, mata terbuka lebar
  • Anak “kembali normal dengan sendirinya” ketika demam berkurang
  • Menangis dengan keras tetapi dapat dihibur (ditenangkan)

Saat untuk merasa lebih cemas

  • Kondisi anak tampak memburuk selama berjam-jam atau hari
  • Semakin lesu, mengantuk dan kurang responsif
  • Pucat warna kulit keabu-abuan
  • Suram, ekspresi wajah gelisah
  • Anak tampak tidak membaik ketika demam berkurang
  • Tangisannya tidak dapat dihibur dan rengekan atau tangisannya semakin melemah

Semakin muda usia anak Anda, semakin tinggi kadar kekhawatiran. Demam yang dialami bayi berusia tiga bulan adalah lebih mengkhawatirkan daripada demam yang dialami anak usia tiga tahun. Bayi kecil memiliki sedikit pertahanan dalam melawan kuman. Demam apapun yang dialami bayi yang belum berusia tiga bulan seharusnya dilaporkan ke dokter.

Saat Yang Tepat untuk Menghubungi Dokter Ketika Anak Demam

Sebelum menghubungi dokter cobalah metode penurunan demam seperti yang akan disebutkan berikut. Sebab dokter tentunya ingin mengetahui hal yang telah Anda lakukan dan respon yang diberikan anak atas perawatan Anda tersebut. Berikut pendekatan tahap demi tahap untuk menurunkan demam:

  1. Memberikan obat penurun panas sesuai dosis yang dianjurkan (kalaupun ingin mengompres juga gunakan kompres air hangat jangan air dingin karena anak bisa kejang)
  2. Membiarkan panas keluar dari tubuh
  • Sesuaikan pakaian dengan temperatur

Anak tidak mengenakan pakaian terlalu minim atau berlebihan. Pakaian yang terlalu minim membuat kedinginan sedangkan pakaian yang berlebihan mempertahankan panas

  • Jagalah agar suhu tetap dingin

Buka sebuah jendela dalam kamar anak Anda atau pergunakan AC. Udara yang sejuk membantu memindahkan panas yang menyebar dari tubuh anak dan udara segar di ruang terbuka baik untuknya

  • Berikan cairan ekstra

Demam membuat tubuh itu haus. Berkeringat dan bernapas dengan cepat menyebabkan tubuh kehilangan cairan yang memerlukan penggantian. Berilah anak Anda minum air putih sedikit demi sedikit sepanjang hari

  • Berilah makan anak yang demam

Anak sering tidak mau makan ketika sedang sakit atau demam. Makan dengan pola mengemil adalah pola makan yang sehat bagi anak yang demam

  • Mandi air hangat

Hal ini dilakukan apabila temperatur anak mencapai 40°C, yaitu anak direndam dalam air hangat-hangat kuku dengan ketinggian sepinggang

Setelah temperatur diukur dan dicatat serta demam anak diobati hubungi dokter jika terjadi keadaan berikut:

  1. Temperatur dubur 38°C atau lebih tinggi yang dialami bayi yang berusia 3 bulan selama lebih dari 8 jam.
  2. Jika anak semakin mengantuk, pucat, lesu serta tidak bereaksi dengan metode penurunan demam (demam tetap tinggi)
  3. Jika anak memiliki tanda infeksi bakteri yang jelas seperti sakit telinga, radang tenggorokan, batuk gawat, atau terasa sakit saat buang air kecil dll.

Disarikan dari buku The Baby Book (2007) oleh William Sears, M.D. dan Martha Sears, R.N. Penerbit: Serambi, Jakarta

Iklan

Blog di WordPress.com.